5. Pembagian Warisan untuk Anak
Anak-anak juga memiliki hak tertentu dalam pembagian warisan menurut hukum Islam.
Anak Laki-Laki.
Anak laki-laki mendapatkan bagian yang lebih besar dibandingkan anak perempuan, yaitu dua kali lipat dari bagian yang diterima anak perempuan. Ini dasarnya pada tanggung jawab finansial yang lebih besar oleh anak laki-laki dalam keluarga.
Anak Perempuan.
Anak perempuan mendapatkan setengah dari bagian anak laki-laki. Oleh karena itu jika terdapat dua atau lebih anak perempuan tanpa kehadiran anak laki-laki, mereka bersama-sama mendapatkan dua pertiga dari total warisan.
6. Konflik dan Penyelesaian Pembagian Harta Warisan
Konflik dalam pembagian warisan sering terjadi dan memerlukan penyelesaian yang bijaksana agar tidak merusak hubungan keluarga.
Mediasi Keluarga.
Jika mediasi tidak berhasil, ahli waris dapat membawa masalah ini ke Pengadilan Agama. Selanjutnya pengadilan akan menerapkan hukum waris Islam sesuai dengan KHI dan memastikan pembagian harta terbagi secara adil.
Dokumentasi yang Jelas.
Memastikan bahwa semua wasiat dan dokumen terkait warisan tersusun dengan jelas dan sah secara hukum dapat membantu mengurangi potensi konflik.
Oleh karena itu, memahami hukum waris Islam, Anda dapat memastikan bahwa pembagian harta warisan terlaksana dengan cara yang benar dan adil.